PENAMPILAN BEBERAPA JENIS LEGUMINOSA HIJAUAN PAKAN YANG DITANAM PADA MEDIA TANAH BEKAS PENAMBANGAN BATUBARA DENGAN PERBAIKAN BAHAN ORGANIK TANAH


RINGKASAN

NANANG ARDHIANSYAH. Penampilan Beberapa Jenis Leguminosa Hijauan Pakan yang Ditanam pada Media Tanah Bekas Penambangan Batubara dengan Perbaikan Bahan Organik Tanah (Pembimbing : Prof. Dr. Ir. SUMARSONO, MS. dan Dr. Ir. ENDANG DWI PURBAJANTI, MS.).

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penampilan beberapa spesies leguminosa pakan yang ditanam pada media tanah bekas penambangan batubara dan respon penampilan beberapa spesies leguminosa pakan terhadap perbaikan bahan organik tanah bekas penambangan batubara. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Agustus 2013 hingga Maret 2014 di lahan percobaan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Kabupaten Berau Propinsi Kalimantan Timur serta di Laboratorium Ekologi dan Produksi Tanaman, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang.

Rancangan yang dipergunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola Faktorial (4 x 3) dan 3 ulangan. Faktor I adalah jenis tanaman leguminosa (L1 = Centrosema pubescens; L2 = Pueraria javanica; L3 = Calopogonium mucunoides; dan L4 = Crotalaria juncea) dan Faktor II adalah jenis media tanam (M0 = tanah bukan dari lahan bekas tambang; M1 = tanah dari lahan bekas tambang tanpa perbaikan bahan organik; dan M2 = tanah dari lahan bekas tambang dengan penambahan bahan organik (C-organik 2%)). Data yang diperoleh dianalisis dengan Sidik Ragam, apabila terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT), serta pendugaan nilai otimum kadar C-organik media tanam dilakukan dengan Sidik Regresi Non Linier.

Hasil penelitian pada kedua faktor percobaan menunjukkan berpengaruh interaksi nyata (P < 0,05) terhadap hampir seluruh parameter yang diamati, kecuali kadar protein kasar (PK) tajuk nyata mengalami penurunan dari tanah bukan bekas tambang (M0) ke tanah bekas penambangan batubara (M1) sebagai media tanam. Berdasarkan nilai Indeks Derajat Toleransi Kumulatif (IDTK) keempat leguminosa pakan dinyatakan rentan pada tanah bekas bekas penambangan batubara, sedang Crotalaria juncea (L4) berdasarkan nilai Indeks Derajat Respon Kumulatif (IDRK) dinyatakan sangat responsif terhadap perbaikan bahan organik pada tanah bekas tambang batubara. Penambahan bahan organik hingga 1,33% C-organik adalah optimum untuk perbaikan tanah bekas penambangan batubara.

Kata kunci : tanah bekas tambang batubara, leguminosa pakan, bahan organik

download file

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: