SAMBILOTO (Andrographis paniculata Nees)


Klasifikasi

 

Divisi

:

Spermatophyta

Sub Divisi

:

Angiospermae

Kelas

:

Dicotyledoneae

Bangsa

:

Solanales

Suku

:

Acanthaceae

Marga

:

Andrographis

Jenis

:

Andrographis paniculata Nees

Nama

 

 

Umum/Dagang

:

Sambiloto.

Sumatera

:

Sambilata (Melayu).

Jawa

:

Sambiloto (Jawa Tengah) Ki oray (Sunda).

Maluku

:

Pepaitan.

Deskripsi

 

Habitus

:

Herba, semusim, tinggi ± 50 cm.

Batang

:

Berkayu, pangkal bulat, masih muda bentuk segi empat setelah tua bulat, percabangan monopodial, hijau.

Daun

:

Tunggal, bulat telur, bersilang berhadapan pangkal dan ujung runcing, tepi rata, panjang ± 5 cm, lebar ± 1½ cm, pertulangan menyirip panjang tangkai ± 30
mm, hijau keputih-putihan, hijau.

Bunga

:

Majemuk, bentuk tandan, di ketiak daun dan di ujung
batang, kelopak lanset, berbagi lima, pangkal berlekatan, hijau, benang sari dua, bulat panjang, kepala sari bulat, ungu, putik pendek, kepala putik ungu kecoklatan, mahkota lonjong, pangkal berlekatan, ujung pecah menjadi empat, bagian dalam putih bernoda ungu, bagian luar berambut, merah.

Buah

:

Kotak, bulat panjang, ujung runcing, tengah beralur, masih muda hijau setelah tua hitam.

Biji

:

Kecil, bulat, masih muda putih kotor setelah tua coklat.

Akar

:

Tunggang, putih kecoklatan.



Gambar 53. Andrographis paniculata Nees

Ekologi dan Persebaran

Tanaman sering ditemukan tumbuh liar di tempat terbuka, seperti tepi jalan, ladang, atau tanah kosong yang terbengkelai, juga di pekarangan.  Daerah penyebarannya dari dataran rendah sampai ketinggian 700 m di atas permukaan laut.  Pengembangbiakan tanaman ini cukup mudah, petik buah yang sudah tua, ambil bijinya, dan semaikan.

Khasiat

Herba Andrographis paniculata berkhasiat sebagai obat demam, obat penyakit kulit, obat kencing manis, obat radang telinga, dan obat masuk angin.

Obat demam : a) Dipakai ± 5 gram herba segar Andrographis paniculata, diseduh dengan 1 gelas air matang panas, setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum sehari dua kali sama banyak pagi dan sore; b) Daun sambiloto segar ditempelkan ke badan atau dahi penderita.

Tipus : Petik 10 – 15 lembar daun sambiloto segar. Tambahkan air secukupnya dan rebus hingga mendidih. Untuk mengatasi rasa daun yang amat pahit, sewaktu meminum dapat dicampur dengan madu.

TBC paru-paru : Daun sambiloto segar dikeringkan, lalu digiling halus hingga menjadi bubuk. Setelah itu, ditambah sedikit madu dan dibuat bulatan-bulatan pil berdiameter sekitar ½ cm.  Sebaiknya pil ini diminum dengan air matang 2 – 3 kali sehari. Sekali minum dapat 15 – 30 pil.

Batuk rejan atau pertusis : Tiga lembar daun sambiloto diseduh dengan air panas dan tambahkan sedikit madu. Minum larutan ini 3 kali sehari.

Kencing nanah : Petik 3 batang sambiloto berikut daun-daunnya. Cuci bersih lalu rebuslah dengan 4 gelas air minum hingga tersisa 2¼ gelas saja. Dinginkan air terlebih dahulu, baru disaring. Jika hendak diminum tambahkan madu seperlunya. Lakukan 3 kali sehari masing-masing ¾ gelas.

Penambah nafsu makan : Siapkan daun sambiloto 10 helai. Selain itu, siapkan pula kulit dan batang tanamannya sebanyak 50 g. Bahan-bahan ini dicuci hingga bersih, kemudian rebus dengan 3.000 cc air. Airnya cukup diminum segelas sehari. Untuk menghilangkan rasa pahit dapat ditambahkan sedikit madu.

Hidung berlendir, sakit gigi : Sebanyak 9 – 15 gram tanaman segar direbus dan airnya diminum.

Obat tetes telinga : Tanaman segar dilumatkan dan diperas airnya.
Teteskan air tersebut ke telinga.

Kandungan Kimia

Tanaman ini secara umum mengandung, antara lain : Laktone (deoxy-andrographolide, andrographolide, 14-deoxy-11, neoandrographolide, 12-didehydroandrographolide, dan homoandrographolide); flavonoida (alkane, ketone, dan aldehyde).  Daun Andrographis paniculata mengandung saponin, flavonoida, dan
tanin.

.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: