BAYAM DEMPO (Althernanthera philoxeroides (Mart.) Griseb.)


Klasifikasi

Divisi

:

Spermatophyta

Sub Divisi

:

Angiospermae

Kelas

:

Dicotyledoneae

Bangsa

:

Caryophytales

Suku

:

Amaranthaceae

Marga

:

Althernanthera

Jenis

:

Althernanthera philoxeroides (Mart.) Griseb.

Nama

Umum/Dagang

:

Bayam dempo.

Jawa

:

Bayem hayu, Bayem kotok (Sunda); Bayem empo, Bayem lemah (Jawa); Ternak lakek (Madura).

Deskripsi

Habitus

:

Terna, menahun, merayap atau melata, panjang 50 – 75 cm.

Batang

:

Silindris, berbatang basah berongga, beruas-ruas, berwarna hijau atau hijau keunguan.

Daun

:

Tunggal, duduk bersilang berhadapan, tangkai pendek, warna ungu atau hijau keunguan, helaian daun bentuk lonjong sampai lanset, panjang 1 – 6 cm, lebar ½ – 3 cm, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, tulang daun menyirip tegas, permukaan licin, mengkilat, bagian atas hijau tua bagian bawah hijau pucat.

Bunga

:

Majemuk, bentuk tandan, terletak di ujung batang, panjang mencapai 30 cm, kelopak hijau, bentuk bintang, berlekuk 5, mahkota halus mengelilingi cawan bunga tempat benang sari dan putik, diameter 2 – 3 mm, warna putih gading.

Biji

:

Bentuk lanset, kecil, berwarna coklat.

Akar

:

Serabut, berwarna putih kekuningan.



Gambar 44. Althernanthera philoxeroides (Mart.) Griseb.

Ekologi dan Persebaran

Althernanthera philoxeroides merupakan tumbuhan liar di pinggir-pinggir jalan, dekat parit, di tepi-tepi sungai atau di tempat-tempat yang becek.  Tumbuh di dataran rendah sampai pegunungan pada ketinggian 100 – 1.500 m di atas permukaan laut.  Berbunga pada bulan Juni – Agustus.  Waktu panen yang tepat pada bulan April – Mei.

Bagian yang Digunakan

Daun atau seluruh bagian tanaman dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.

Kegunaan

Peluruh air seni dan obat bengkak.

Khasiat dan Pemanfaatan

Peluruh air seni : daun bayam dempo segar sebanyak 30 – 60 gram, dicuci, direbus dengan 200 ml air sampai mendidih selama 5 menit, disaring, setelah dingin diminum sekaligus, dilakukan sehari 2 – 3 kali.

Obat kulit memar : daun bayam dempo sebanyak 50 gram, dicuci dan ditumbuk halus kemudian ditempelkan ke bagian yang sakit, selanjutnya dibalut dengan perban atau kain yang bersih, setelah ramuan kering boleh diganti yang baru.

Kandungan Kimia

Daun dan seluruh bagian tanaman bayam dempo mengandung saponin, flavonoida, dan polifenol.

.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: