BAWANG PUTIH (Allium sativum L.)


Klasifikasi

Divisi

:

Spermatophyta

Sub Divisi

:

Angiospermae

Kelas

:

Monocotyledoneae

Bangsa

:

Liliales

Suku

:

Liliaceae

Marga

:

Allium

Jenis

:

Allium sativum L.

Nama

Umum/Dagang

:

Bawang putih.

Sumatera

:

Bawang putih (Melayu), Lasun (Aceh), Dasun (Minangkabau), Lasuna (Batak), Bacong landak (Lampung).

Jawa

:

Bawang bodas (Sunda), Bawang (Jawa), Babang pole (Madura).

Kalimantan

:

Bawang kasihong (Dayak).

Sulawesi

:

Lasuna kebo (Makasar), Lasuna pote (Bugis), Pia moputi (Gorontalo).

Nusa Tenggara

:

Incuna.

Deskripsi

Habitus

:

Herba, semusim, tinggi 50 – 60 cm.

Batang

:

Semu, beralur, hijau.

Daun

:

Tunggal, berupa reset akar bentuk lanset, tepi rata, ujung runcing, beralur, panjang 60 cm, lebar ± 1½ cm, menebal dan berdaging serta mengandung persediaan makanan yang terdiri atas subang yang dilapisi daun sehingga menjadi umbi lapis, hijau.

Bunga

:

Majemuk, bentuk payung, bertangkai panjang, putih.

.

Gambar 32. Allium sativum L.

Khasiat

Umbi lapis Allium sativum mempunyai beberapa khasiat sebagai obat selain sebagai bumbu.

Hipertensi : a) Sebanyak 2 – 3 siung bawang putih dikupas, cuci, kunyah, lalu ditelan sambil minum air hangat. Lakukan 3 kali sehari; b) Bawang putih dibakar sampai matang, makan. Dua hari pertama makan 6 siung selanjutnya selama seminggu makan 2 siung; c) dipakai ± 4 gram umbi lapis Allium sativum, dikupas dan dicuci, dimakan mentah sebagai lalab.

Sakit kepala : Umbi bawang putih dilumatkan, lalu borehkan pada dahi.

Flu : Bawang putih, bawang merah, jahe dengan takaran yang sama dikupas, cuci, seduh. Tutup selama 15 menit, sisihkan jahenya, makan bawang merah, bawang putih, minum airnya.

Disentri : Sebanyak 2 siung bawang putih dikupas, cuci, rebus dengan segelas air. Minum sebelum makan. Lakukan 3 kali sehari, selama 2 – 3 hari.

Batuk rejan dan bronkhitis : Sebanyak 30 gram bawang putih, kupas, cuci, lumatkan, campur dengan gula batu dan segelas air matang, diamkan selama 5 – 6 jam. Minum 1 sendok makan penuh setiap hari selama beberapa hari.

Borok : Sebanyak 2 – 3 siung bawang putih dikupas, cuci, lumatkan, campur dengan 1 sendok minyak kelapa sampa rata. Oleskan pada bagian yang bengkak.

Luka kena benda tajam berkarat : Bawang putih dikupas, cuci, bakar, celupkan ke dalam minyak kelapa, lumatkan. Oleskan pada bagian yang luka.

Cacingan : Sebanyak 3 siung bawang putih dikupas, cuci, kunyah sampai halus, telan dan minum air hangat. Lakukan 1 – 2 kali sehari.

Nyeri haid : Sebanyak 2 siung bawang putih dikupas, kunyah halus, telan. Minum 2 sendok makan air hangat. Lakukan 2 kali sehari.

Migrain : Sebanyak 2 siung bawang putih dikupas, cuci, kunyah perlahan sampai lumat lalu telan dan minum air hangat. Lakukan 2 kali sehari.

Perut kembung : Sebanyak 2 siung bawang putih dikupas, cuci, kunyah perlahan sampai halus, telan lalu minum air hangat. Lakukan

3 kali sehari.

Bisul yang baru tumbuh : Sebanyak 1 siung bawang putih, kupas, cuci, belah. Oleskan pada bisul yang baru timbul. Lakukan berkali-kali.

Sakit maag : Bawang putih laki-laki (yang tumbuh sendiri, tunggal, tidak bergerombol), dikupas, cuci, kunyah. Lakukan 3 kali sehari.

Asma, batuk, masuk angin : Sebanyak 3 siung bawang putih dikupas, cuci, lumatkan. Beri 1 sendok makan madu dan gula batu yang sudah dicairkan. Campurkan semua bahan, aduk rata, saring.
Minum setiap pagi sampai sembuh.

Mengeluarkan serpihan kaca, kayu, atau duri : Bawang putih dikupas, cuci, lumatkan. Tempelkan pada bagian yang dimaksud.

Ambeien : Bawang putih dikupas, cuci, lumatkan, peras, oleskan airnya di sekitar anus setiap hari.

Cantengan : Cuci 2 siung bawang putih yang sudah dikupas dan 2 kemiri. Lumatkan dan beri garam dapur. Tempelkan pada kuku yang bengkak, balut. Ganti sehari 2 kali, pagi dan sore.

Asma : Sebanyak 10 siung bawang putih dikupas, cuci, iris, rebus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal ¾. Setelah dingin, saring, minum 3 kali sehari @ ½ gelas dengan 1 sendok makan madu.

Digigit serangga beracun : Sebanyak 6 siung bawang putih dikupas, cuci, lumatkan, oleskan pada bagian yang disengat, balut.

Catatan : Sebaiknya bawang putih tidak dimakan mentah, karena mengganggu lambung, lebih baik direbus, digoreng, atau dipanggang lebih dulu.

Kandungan Kimia

Umbi lapis Allium sativum mengandung saponin, flavonoida, dan polifenol; di samping minyak atsiri, aliin, kalium, saltivine, dan diallysulfide.

.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: