TEROR GAS ELPIJI!


Beberapa waktu lalu aku sampaikan kepada teman-teman, bahwa rasanya tidak mungkin terjadi gas meledak di rumahku, karena tempat kami menyimpan tabung gas di tempat khusus yang tidak memungkinkan selang gas terganggu, misalnya oleh gigitan tikus atau hal-hal lain yang bersifat fisik.   Sementara situasi dapur pun cukup banyak ventilasi yang insya Allah tidak memungkinkan terjadi akumulasi gas di dalam ruangan dapur.

LANGKAH-LANGKAH MENGHADAPI KEBOCORAN GAS

Hari ini alhamdulillah, kami terhindar dari peristiwa tabung gas meledak.  Pagi ini, kami mengalami suatu kejadian yang sedang marak di televisi sekarang ini, yaitu kebocoran tabung gas elpiji.  Apa langkah yang kami lakukan menghadapi peristiwa kebocoran tabung gas elpiji, antara lain :

  • Membuka seluruh pintu dan jendela di rumah.  Kita tidak tahu sudah berapa lama kebocoran gas terjadi sehingga kita tak tahu seberapa besar konsentrasi gas yang terakumulasi di dalam ruangan dapur.  Dengan membuka seluruh pintu dan jendela, diharapkan konsentrasi gas elpiji di dalam ruangan dapat segera terkurangi.
  • Hindari aktifitas yang menimbulkan percikan api.  Percikan api dapat timbul dari hal-hal yang kadang tidak kita sangka.  Pada kasus kami yang terjadi pada di waktu pagi hari, kami sama sekali tidak melakukan aktifitas mematikan lampu-lampu di dalam rumah.  Walaupun kebocoran gas terjadi di dalam ruangan dapur, kita harus memperkirakan bahwa akumulasi gas tidak hanya terjadi di dalam ruangan dapur.  Kenapa menghindari aktifitas mematikan alat-alat listrik di dalam rumah?  Pada saat kita mematikan atau pun menghidupkan aliran listrik, maka akan terjadi perubahan aliran listrik yang mendadak.  Hal ini akan dapat memicu terjadi percikan api yang memungkinkan menjadi pemicu terjadinya ledakan.
  • Mengangkat tabung gas keluar rumah.  Kita tidak tahu apakah kebocoran terjadi pada tabung gas atau kah pada regulasi dan selang.  Jadi, setelah regulator dilepas segeralah membawa tabung gas elpiji keluar rumah.
  • Setelah sekian lama dan dirasakan ruangan tidak ada akumulasi barulah kita dapat melakukan aktifitas kembali seperti biasa.  Hal ini dapat diindikasikan dengan tidak terciumnya bau gas di dalam ruangan.  Seandainya masih tercium bau gas lakukanlah hal-hal yang dapat membuat sirkulasi udara lebih baik atau membuat gas keluar dari dalam ruangan, sehingga konsentrasi gas yang terakumulasi berkurang.

MUNGKIN INI TEGURAN !

Seperti kuuraikan di awal, aku yakin bahwa peristiwa ledakan gas elpiji mungkin tidak akan terjadi padaku, karena kondisi ruang dapur kami tidak memungkinkan untuk terjadi hal tersebut dan kami juga tidak menggunakan tabung gas 3 kg melainkan tabung gas 12 kg.  Maafkanlah hamba-Mu ini yaa Allah yang telah bersikap takabur dengan begitu yakin akan nasib kami.

Memang hanya Engkau-lah yang Maha Kuasa dan Maha Berkehendak.  Kami hanyalah mampu berencana untuk menghindari terjadinya malapetaka, tetapi hanyalah Engkau Yaa Allah yang menentukan kapan saat malapetaka tersebut menghampiri kami tanpa kuasa kami untuk mencegahnya.  Hanya kuasa-Mu-lah Yaa Allah yang dapat membuat kami terhindar dari malapetaka yang telah engkau jatuhkan atas kami.

Alhamdulillah terima kasih yaa Allah, telah hindarkan kami mara bahaya yang akan terjadi,  Terima kasih Yaa Allah Engkau masih menyayangi hamba-Mu ini.  Manusia memang hanya mampu berencana, tetapi hanyalah Engkau yang menentukan.  Terima kasih yaa Allah atas teguran-Mu pada hamba-Mu yang takabur ini.

.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: