KIAMAT ITU MASALAH GHAIB


  “Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat, ‘Bilakah terjadinya?’ Katakanlah, ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang Kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku, tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru haranya bagi manusia) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba’. Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah, ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang Hari Kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”. (QS. Al A’raf : 187)

Dalam Surah An Nazi’at, Allah SWT. menjelaskan bahwa hanya Diri-Nyalah yang tahu (ilaa rabbika muntahaahaa). Sampaipun Rasulullah saw. tidak diberitahu oleh Allah tentang tanggal dan tahun datangnya kiamat. Berdasarkan ayat ini, mayoritas ulama berpendapat bahwa haram hukumnya meramal-ramal tentang datangnya Hari Kiamat. Dan memang sejak dulu berbagai ramalan ditulis tentang datangnya Hari Kiamat, namun semua ramalan tersebut meleset. Karenanya bagi orang-orang beriman tidak perlu ikut-ikutan sibuk dengan ramalan bahwa Kiamat akan datang pada tahun 2012. Mengapa? Karena beberapa alasan berikut ini :

Pertama : Tidak ada yang tahu hal yang ghaib, kecuali Allah. Dan masalah datangnya hari Kiamata adalag masalah ghaib. Seperti datangnya kematian, hanya Allah yang tahu. Maka, menyibukkan diri dengan meramal-ramal yang ghaib adalah perbuatan yang bukan hanya sia-sia, tetapi lebih dari itu, menganggap dirinya sama dengan Allah. Ini suatu kesombongan yang sangat Allah benci.

Kedua : Banyak hadits sahih yang menjelaskan adanya tanda-tanda besar sebelum Kiamat terjadi. Dan tanda-tanda tersebut bukan tanda-tanda simbolik melainkan tanda-tanda yang sebenarnya. Seperti datangnya dajjal, hadirnya Imam Mahdi, terbitnya matahari dari barat, dan lain sebagainya. Maka sebelum tanda-tanda tersebut muncul, tidak mungkin Kiamat terjadi. Dan disebutkan bahwa rentang waktu antara tanda-tanda tersebut juga berlangsung cukup lama. Maka tidak cukup dengan hanya menganalisa fenomena alam lalu menyimpulkan bahwa Kiamat akan segera terjadi pada tahun 2012.

Ketiga : Orang-orang beriman punya prinsip dan pegangan yang kuat berdasarkan wahyu. Maka tidak sepantasnya orang-orang beriman ikut-ikutan bingung seperti orang-orang kafir. Ingat, bahwa pegangan pokok dalam masalah ghaib bukan ramalan, melainkan informasi wahyu. Maka sepanjang tidak ada kejelasan dari wahyu, mengenai kepastian datangnya hari kiamat, sungguh tidak perlu mengira-ngira. Sebab setiap yang berdasarkan kira-kira, tidak bisa dijadikan pijakan dalam keimanan.

Keempat : Yang paling penting dalam menyikapi kedatangan hari Kiamat, bukan meramal-ramal kapan hari Kiamat, sebab kiamat pasti terjadi, cepat atau lambat. Dan Allah telah memastikan hal tersebut. Yang paling penting adalah apa yang kita persiapkkan menuju alam akhirat. Dan tidak ada persiapan bekal menuju alam akhirat yang lebih baik dari pada amal saleh. Suatu hari Rasulullah saw. ditanya oleh salah seorang sahabat : “Kapan hari Kiamat (mataas saa’ah)?” Rasulullah saw. menjawab : “Maa a’datta lahaa (yang penting, apa yang kau persiapkan)?” Berdasarkan alasan-alasan di atas, maka sebaiknya orang-orang beriman dalam menyikapi berbagai ramalan tidak perlu ikut bingung, cukuplah dengan bersungguh-sungguh beramal saleh, toh kita semua kelak pasti akan mati, dan alam ini kelak pasti akan Allah hancurkan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Tanda-Tanda Kiamat

Tanda-tanda kiamat adalah alamat kiamat yang menunjukkan akan terjadinya kiamat tersebut. Dan tanda-tanda kiamat ada dua, yaitu : tanda-tanda kiamat besar dan tanda-tanda kiamat kecil.

Tanda-tanda kiamat kecil, antara lain : 1. diutusnya Rasulullah saw.; 2. disia-siakannya amanat; 3. Sungai Eufrat berubah menjadi emas; 4. Baitul Maqdis dikuasai oleh umat Islam; 5. banyak terjadi pembunuhan; 7. banyak polisi dan pembela kezhaliman; 8. merebaknya perzinahan; 9. bermewah-mewah dalam membangun masjid; dan 10. menyebarnya riba dan harta haram.

Tanda-tanda kiamat besar, yaitu kejadian sangat besar dimana kiamat sudah sangat dekat dan mayoitasnya belum muncul, seperti munculnya Imam Mahdi, Nabi Isa, Dajjal, Ya’juj dan Ma’juj. Sabda Rasulullah saw. “Sesungguhnya kiamat itu tidak akan terjadi sebelum kamu melihat sepuluh tanda : 1. Asap; 2. Dajjal; 3. Binatang melata di bumi; 4. Terbitnya matahari dari sebelah barat; 5. Turunnya Nabi Isa as.; 6. Keluarnya Ya’juj dan Ma’juj; 7. Gerhana di timur; 8. Gerhana di barat; 9. Gerhana di Jazirah Arab; dan 10. Keluarnya api dari Kota Yaman menghalau manusia ke tempat pengiringan mereka.

Alam dunia adalah salah satu fase kehidupan yang dilalui oleh manusia, suatu saat nanti dunia ini akan berakhir dan manusia berpindah kepada fase kehidupan berikutnya, yaitu alam akhirat. Akhhir kehidupan dunia inilah yang disebut Kiamat.

Wallahu a’lam bishawab ***

 

Dikutip dari : Buletin Jum’at Al Bina Edisi 4, 07 Safar 1431 H / 22 Januari 2010 M

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: