KAYU KUNING (Arcangelisia flava Merr.)


Klasifikasi

 

Divisi

:

Spermatophyta

Sub Divisi

:

Angiospermae

Kelas

:

Dicotyledoneae

Bangsa

:

Ranunculales

Suku

:

Menispermaceae

Marga

:

Arcanigelisia

Jenis

:

Arcangelisia flava Merr.

Nama

 

 

Umum/Dagang

:

Kayu kuning.

Sumatera

:

Kayu kunino (Palembang).

Jawa

:

Reuy ki koneng (Sunda), Oyod sirawan, sirawan kunyit (Jawa).

Maluku

:

Wall bulan, Wari bulan (Ambon); Gumi modoku, Mololeya gumini (Halmahera Utara).

Deskripsi

 

Habitus

:

Terna, memanjat, menahun, panjang mencapai 20 m.

Batang

:

Bulat, membelit, kasar, berwarna coklat kehitaman, kayu berwarna kuning cerah.

Daun

:

Tunggal, tersebar, berseling, tangkai silindris, pangkal membulat, panjang 10 – 20 cm, bentuk oval, ujung runcing, pangkal tumpul tepi rata, panjang 15 – 20 cm, lebar 10 – 16 cm, pertulangan menjari, permukaan licin, kaku, hijau cerah mengkilat.

Bunga

:

Majemuk, terletak di ketiak daun, bentuk malai dengan daun penumpu, bunga sempurna, berkelamin ganda, kelopak berlepasan, bentuk segitiga, panjang 2 – 8 mm, hijau, benang sari jumlah 6, kepala sari bulat, kepala putik beruang 3, kuning, mahkota berlepasan, bentuk asimetris, 6 helai, halus, kuning.

Buah

:

Kotak, berusuk 3, bulat, permukaan berbulu, hijau.

Biji

:

Bulat, kasar, kecil, coklat.

Akar

:

Tunggang, berwarna coklat kehitaman.

 


Gambar 66. Arcangelisia flava Merr.

Ekologi dan Persebaran

Tanaman ini merupakan tumbuhan liar yang umumnya ditemukan tumbuh di pantai berbatu atau di tepi-tepi hutan, pada ketinggian 100 – 800 m di atas permukaan laut. Berbunga pada bulan Juli – September, pengumpulan bahan sebaiknya dilakukan pada musim kemarau.

Bagian yang Digunakan

Kayu dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.

Kegunaan

Obat sakit kuning, kecacingan, dan untuk sariawan.

Khasiat dan Pemanfaatan

Obat sakit kuning : kayu kuning sebanyak 30 gram dicuci, direbus dengan 400 ml air sampai mendidih selama 15 menit atau sampai air rebusan tinggal setengahnya, disaring, setelah dingin diminum sekaligus. Lakukan pengobatan sebanyak 3 kali sehari.

Obat kecacingan : kayu kuning sebanyak 20 gram, dicuci direbus dengan 200 ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin diminum sekaligus.

Kandungan Kimia

Kayu dan daun kayu kuning mengandung saponin, flavonoida, dan tanin.

.

About these ads

4 Tanggapan to “KAYU KUNING (Arcangelisia flava Merr.)”

  1. Nila Says:

    Mohon maaf, apakah kayu kuning ini sdh pernah dilakukan penelitian ttg khasiatnya…?

    • abuanjeli Says:

      Kurang tahu yaa…
      tapi kalau sudah ada data tentang kandung kimia dan khasiat, harusnya sudah ada penelitian cuma mungkin perlu penelitian yang lebih mendalam…
      Materi ini peroleh dari warintek

  2. rentainntain Says:

    sudah saya lakukan penelitian, alhamdulilah sudah berkasiat


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 912 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: