ROTI GANDUM ABU THALHAH

Karya : Zirlyfera Jamil

Sumber : UMMI, No. 11/XV April 2004 M / 1425 H.

 

Sepanjang hidupnya Rasulullah saw. tak pernah bergelimang harta dunia.  Bahkan, meski rizki Allah selalu saja hadir dengan berbagai jalan, Rasulullah tak pernah menyimpannya untuk waktu yang lama.  Beliau lebih senang bersedekah dan memilih hidup amat sederhana sebagaimana kebanyakan kaum muslimin.  Tak heran, bukan sekali dua Rasulullah harus menahan lapar karena tak memiliki sedikit pun makanan di rumahnya.

Pada suatu hari, Rasulullah kembali berangkat dari rumahnya dalam keadaan lapar.  Tak ada sepotong roti pun di rumahnya.  Namun, dengan sabar, beliau tetap beranjak menuju masjid untuk mengajarkan Islam pada kaum muslimin.

Di saat Rasulullah tengah mengajar itu, lewatlah sahabat Nabi yang bernama Abu Thalhah al Anshori.  Dia adalah seorang sahabat mulia yang halus dan peka perasaannya.  Dilihatnya Rasulullah yang saat itu mengajar kaum muslimin dengan tekun dan sabar.  Namun, setelah memperhatikan dengan seksama, Abu Thalhah tahu bahwa suara Rasulullah sedikit berbeda, terdengar melemah.

Abu Thalhah mengenal betul sifat Nabinya yang tak pernah hidup bermewah-mewah.  Maka, Abu Thalhah pun menyimpulkan bahwa suara Rasulullah yang terdengar tak seperti biasanya itu tentu dikarenakan beliau dalam keadaan lapar.

Bergegas Abu Thalhah pulang ke rumah dan bertanya pada isterinya.

“Aku mendengar Rasulullah berbicara di masjid.  Suaranya terdengar sedikit lemah.  Apakah engkau memiliki sesuatu yang dapat disuguhkan kepada Rasulullah?”

“Ya, kita masih mempunyai sedikit gandum.  Akan kuolah gandum itu menjadi roti untuk disuguhkan pada Rasulullah”.

Maka, Ummu Sulaim, isteri Abu Thalhah pun mengolah gandumnya yang hanya sedikit sehingga menjadi sepotong roti.

Begitu roti itu siap, Abu Thalhah membungkusnya dan memanggil seorang sahabat Anas.

“Tolong antarkan roti ini pada Rasulullah, Anas”, ujar Abu Thalhah.  Dia juga mengingatkan Anas untuk tidak berbicara keras-keras karena rotinya hanya ada satu, cukup untuk Rasulullah saja.

Anas pun mengambil roti itu, meletakkannya di balik lipatan bajunya dan menemui Rasulullah di masjid.  Namun, baru saja Anas mengucapkan salam dan hendak berkata pelan kepada Rasulullah, Rasulullah sudah berkata, “Apakah engkau diutus oleh Abu Thalhah?”

“Benar ya Rasulullah”, jawab Anas seraya mengangguk membenarkan.

“Apakah urusan ini soal makanan?”

Anas kembali mengangguk.

“Baiklah.  Kalau begitu, ayo bangkitlah kalian semua.  Kita menuju rumah Abu Thalhah”, kata Rasulullah seraya bangkit berdiri diiringi oleh sekitar 80 jamah masjid yang lain.

Anas sungguh tidak tahu harus berkata apa.  Dia cemas juga mengingat pesan Abu Thalhah yang menyatakan bahwa rotinya hanya ada satu.  Namun, diikutinya juga langkah Nabi ke rumah Abu Thalhah.

“Aduh, bagaimana ini?  Rotinya tak akan cukup untuk semua…” pikir Abu Thalhah yang gugup.

“Sudahlah, Allah dan Rasul-Nya tentu lebih tahu”, jawab isterinya berusaha menenangkan.

Di saat mereka sedang kebingungan, Rasulullah beserta rombongan jamaah masjid tiba di depan pintu.  Abu Thalhah segera menyambutnya dan Rasulullah pun masuk ke dalam rumah Abu Thalhah, meninggalkan sahabat-sahabat yang lain di teras rumah.

Di dalam rumah, Rasul berkata pada Ummu Sulaim, “Bawa kemari apa yang tadi hendak kau hidangkan wahai Ummu Sulaim”.

Maka setelah menghangatkan dan membumbui kembali roti yang tadi dibawa Anas, Ummu Sulaim pun menghidangkan roti itu di hadapan Rasulullah.

Di depan roti itu Rasulullah mengangkat tangannya dan berdoa.  Lalu ia berkata, “Panggillah sepuluh orang dari tamu-tamu di depan itu”.

Maka masuklah sepuluh laki-laki dan dipersilakan menyantap hidangan roti yang tersedia.  Setelah mereka kenyang semua, diperintahkan lagi oleh Rasulullah untuk memanggil sepuluh laki-laki berikutnya.  Maka bergantian, mereka pun makan hingga kenyang.

Setiap sepuluh tamu-tamu dari masjid itu selesai makan hingga kenyang, maka Rasulullah terus memanggil sepuluh lelaki berikutnya, hingga kedelapan puluh orang jamaah masjid itu selesai makan dan merasa kenyang.

Abu Thalhah, Ummu Sulaim, dan Anas amat takjub melihat bahwa roti yang terhidang di meja masih tersisa cukup banyak untuk dimakan oleh Rasulullah dan mereka sendiri.

Rupanya setelah didoakan, dengan ijin Allah, Rasulullah mendapatkan mukjizat sehingga sepotong roti yang dihidangkan dengan ikhlas oleh Abu Thalhah dan Ummu Sulaim mampu mengenyangkan seluruh jamaah masjid pada saat itu.  Sungguh Maha Berkuasanya Allah.

.

Ditulis dalam KUMPULAN CERITA. Kaitkata: , . 2 Komentar »

Membuat duplikasi CD Bootable

Adakalanya kita memerlukan sebuah CD duplikat dari CD Program yang kita punya, misalnya untuk alasan backup program.  Untuk membuat duplikasi data dari CD Program yang bootable (bisa digunakan untuk boot system operasi), kita memerlukan bantuan program pembakar CD seperti program Ultra ISO.

Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
1.  Install program Ultra ISO
2.  Masukan CD Program Bootable yang akan di backup.
3.  Jalankan program Ultra ISO
4.  Pada menu utama klik – Tools – Make CD/DVD Image
5.  Tentukan lokasi penyimpanan output file backup
6.  Tentukan file output format misal ; Standard ISO
7.  Klik – Make untuk memulai peng-copy-an file
8.  Selesai

Sedangkan apabila kita akan menggunaan kembali file tersebut, kita harus membakarnya kembali ke CD/DVD menggunakan software pembakar CD. Untuk software pembakar CD ini tidak hanya bisa menggunakan program Ultra ISO tetapi kita bisa menggunakan program lain seperti Free ISO Burner.
Semoga Bermanfaat.

Sumber : http://johanriyan.wordpress.com/2010/10/19/membuat-duplikasi-cd-bootable/
.

Memasyarakatkan Open Source Melalui Warnet

Di sebuah warung internet (warnet) di pelosok Karawang, saya sempat mengalami kesulitan ketika menjalankan komputer, apalagi ketika mengakses internet. “Kok gini ya? Nah, cara chattingnya gimana? Mau buka data dari flash disknya bagaimana? Bla.. bla.. bla…” Pertanyaan itu membuat saya terpengarah. Klik sana-klik sini tetap saja bingung. Alhasil, karena masalah waktu, apalagi untuk hemat durasi rental, saya pun memutuskan tidak membuang banyak waktu untuk mempelajarinya sendiri saat itu. Segera setelah 15 menit lebih saya pun memutuskan untuk memanggil operator warnet tersebut dan bertanya tentang ‘masalah’ yang saya hadapi itu.

“Oh ini pake Linux Kang!” Ujar sang operator yang ternyata juga pemilik warnet tersebut.

Setelah mendapat keterangan diatas, serta beberapa penjelasan singkat dari sang operator, baru kemudian saya jadi mengerti kenapa saya merasa asing dengan komputer yang saya hadapi itu.  Sebagai catatan, saat itu adalah untuk pertama kalinya saya menggunakan komputer dengan Sistem Operasi Linux.  Sedangkan perihal Linuxnya sendiri, saya memang sudah lama mendengarnya. Namun, saat itu saya belum mempelajarinya lebih jauh.

Pengetahuan saya tentang linux hanya terbatas pada keterangan bahwa Linux adalah Sistem Operasi Open Source saingan Sistem Opeasi Propietary seperti misalnya produk Microsoft bernama Windows. Bedanya, jika Propietary dikomersilkan, sedangkan Open Source adalah gratis. Karena, Sistem Operasi Open Source sendiri memang dibuat untuk memudahkan dan meringankan masyarakat dalam rangka melek teknologi, dimana masyarakat bebas untuk menggunakan dan menyesuaikan dengan tanpa disulitkan dengan masalah lisensi, terutama bagi yang tidak mampu membeli Sofware Propietary yang harganya terbilang mahal untuk ukuran masyarakat seperti masyarakat Indonesia pada umumnya.

Lebih lanjut, bisa dipahami juga jika di propietary kita kenal dengan sofware legal dan ilegal alias software bajakan, maka pada Open Source (Linux) istilah itu tidak ada, karena si pembuat dan penyedia Linux memang menggratiskannya. Itulah pemahaman yang saya miliki saat itu, sebatas pemahaman tanpa praktek lebih lanjut, hinggga akhirnya membuat sang operator warnet dengan telaten membimbing saya pada teknisnya tentang bagaimana membuka data, mulai chatting dan beberapa keperluan saya saat itu. Hitung-hitung kursus singkat, pikir saya.

Setelah sekitar 2 jam menggunakan komputer itu untuk mengakses internet, sebelum meninggalkan warnet yang bersangkutan, saya sempatkan berdialog dengan sang operator atau pemilik warnet tersebut. Saya bertanya tentang kenapa warnetnya menggunakan sistem operasi yang ‘tidak lazim’ untuk ukuran warnet apalagi di Karawang dan pertanyaan seputar penggunaan Linux tersebut.

Kesimpulan yang saya dapat dari obrolan hangat dan bergizi itu adalah, ternyata penggunaan Linux di warnet tersebut dilatar belakangi tiga hal : Pertama,mengenai sistem keamanan. Sang pemilik warnet menganggap dengan Linux Ia bisa lebih menjaga keamanan komputer-komputernya yang berjumlah 8 unit itu. Lebih aman (securitynya) dari serangan virus, ini terkait dengan perawatan jelasnya. Alasan yang kedua adalah, saat itu dilakukan terkait juga dengan isu ada rajia software-sofware bajakan khususnya pada instansi atau pun badan usaha/jasa yang menggunakan sofware bajakan, terutama yang menggunakannya untuk kepentingan usaha secara terbuka. Dalam hal ini, Ia mengamankan diri dan warnetnya dari razia yang kabarnya berpotensi membuat komputer-komputernya disita. Karena, kalau pun Ia menggunakan program atau sofware propietary maka kemungkinan pun adalah yang bajakan. “Waduh.. kalau beli aslinya mah mahal bos!” Ujarnya.

Tiga alasan yang cukup rasional pikir saya saat itu. Namun, kendala yang kemudian dihadapi termasuk kendala yang dihadapi oleh saya pribadi yang saat itu tidak terbiasa menggunakan Linux, karena sejak pertama kali mengenal komputer hanya Windows yang saya tahu, maka kesulitan itu pun ternyata memang dihadapi sebagian besar para pengunjung di warnet tersebut.

Alih-alih menjaga kemanan komputer dan juga keamanan bagi si pengguna, seperti menjaga USB/Flasdisk pelanggan dari penyebaran virus di internet dan sebagainya, ketidakpadaman dan kesulitan pengoperasiannya bisa jadi malah akan menjadi beban dan hambatan tersendiri. Terlebih akan memakan durasi (waktu) penyewaan sang pelanggan, yang tadinya hanya bermaksud ngerental 1 jam, dengan ditambah sambil belajar dan adaptasi Ia harus merogoh kocek lebih dalam lagi, bisa membengkak menjadi 1,5 jam lebih.

Terkait itu, ternyata sang pemilik warnet sudah siap dengan segala konsekuensinya. “Kalau itu sih tergantung pelayanan dari kitanya aja. Kalau ada yang kesulitan, maka sedapat mungkin kita harus telaten membimbingnya,” ujarnya saat itu. Selain itu, Ia pun mengatakan bahwa jika tidak dimulai, maka sampai Firaun narik beca kembali pun Linux dan Open Source tidak akan pernah memasyarakat. Artinya, Ia siap ikut mensosialisaikan penggunaan Linux melalui warnetnya. Lama-lama juga jadi terbiasa, singkatnya.

Itulah pengalaman saya pribadi ketika menggunakan Linux di sebuah warnet saat memosting berita KarIn di awal 2009 ini. Setelah itu, sepulang dari warnet tersebut saya pun menjadi lebih tertantang untuk mempelajari sedikit demi sedikit perihal Linux dan sekelumit perihal Open Source ini sampai sekarang. Mengenai referensinya, untuk saat ini tentunya lebih mudah, karena memang sudah banyak yang membahasnya, tinggal searching di mesin pencari seperti Google maka berbagai sumber referensi bisa kita dapatkan.

Untuk di Indonesia, gerakan memasyarakatkan Linux dan Open Source ini pun sudah digalakan diawal 2000-an, dan yang terbaru adalah gawean Pusat Penelitian Informatika (P2I) – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang mengadakan Lomba Blog Open Source, sebuah lomba yang mengajak masyarakat khususnya para blogger untuk menulis artikel di blognya dengan tema Open Source, dalam rangka memasyarakatkan Open Source ini agar kemudian mendukung masyarakat untuk melek teknologi secara lebih nyaman, aman dan murah. Untuk itu pula, artikel atau Tulisan ini dibuat untuk menyukseskan Lomba Blog Open Source P2I-LIPI dan Seminar Open Source P2I-LIPI 2009 tersebut.

Semoga Artikel singkat dari pengalaman yang saya tuangkan di Pojok Redaksi KarIn ini bermanfaat dan membuka wacana untuk Anda yang belum mengenal Linux, Open Source dan istilah-istilah seputar itu.

Masih bingung? Atau malah jadi tambah bingung? Itulah konsekuensi dari belajar, seperti halnya saya yang sempat ketika pertama kali menggunakannya. Bingung karena belum terlalu paham dan terbiasa. Dan untuk paham memang harus belajar, sedangkan belajar yang paling efektif adalah dengan mempraktekannya secara langsung. Deni Andriana [karawanginfo.com]

Sumber : http://osnec.wordpress.com/2010/11/25/memasyarakatkan-open-source-melalui-warnet/
.

MENYIKAPI BENCANA

Dikutip dari : Buletin Jumat AL-BINA, Edisi 46, 12 November 2010 M / 05 Dzuhijjah 1431 H

Sumber : www.ikadi.com

 

“Dan sesungguhnya akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan, dan berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.  Mereka itulah yang mendapat
keberkahan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah
orang-orang yang mendapat petunjuk”.
(QS. Al Baqarah [2] : 155 - 157)

Tidak hanya sekali dua bencana terjadi di negeri ini.  Mulai dari banjir bandang, semburan lumpur, tanah longsor, gunung meletus, gempa bumi, sampai tsunami.  Semuanya silih berganti melanda negeri ini.

Mengapa bencana demi bencana senantiasa melanda?  Para ilmuwan barangkali memiliki alasan-alasan ilmiah yang bisa menjelaskan rawannya negeri kita akan bencana.  Namun apa pun itu, kita harus percaya bahwa semua bencana tersebut tidak terlepas dari kehendak Allah Subhanahu wa Ta’ala.  Hanya dengan ijin Allah sajalah semua bisa terjadi.  Menyikapi terjadinya berbagai macam bencana, janganlah sekali-kali kita berburuk sangka kepada Allah.  Dia tidak akan sekali-kali berbuat zhalim kepada hamba-hamba-Nya.  Setiap yang Alla kehendaki passti penuh dengan hikmah dan kebijaksanaan.  Apalagi terhadap hamba-hamba-Nya yang mukmin, Allah pasti selalu memberikan yang terbaik, meski seringkali hal tersebut dianggap tidak menyenangkan.  “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui”. (QS. Al Baqarah [2] : 216)

Sebaliknya, yang harus senantiasa kita lakukan setiap kali ditimpa bencana adalah bersabar.  Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepada kalian dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan.  Dan berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan : ‘Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun’ (Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya-lah kami kembali).  Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk” (QS. Al Baqarah [2] : 155 – 157).

Introspeksi Diri

Ketika bencana telah terjadi, salah satu hal yang harus kita lakukan adalah melakukan introspeksi diri.  Bagaimana pun juga, segala macam bencana tidak terlepas dari tingkah laku kita juga.  Dalam hal ini, kita hendaknya memahami bencana sebagai peringatan dari Allah SWT.

Karena itu, marilah kita semua tanpa kecuali menghitung diri.  Sudah seberapa taatkah kita kepada Allah?  Apakah kita selama ini telah menaati aturan-aturan Allah?  Ataukah sebaliknya kita gemar menerja larangan-larangan-Nya?

Marilah kita semua kembali kepada Allah, bertaubat kepada-Nya.  Marilah kita sesali segala perbuatan buruk yang selama ini kita lakukan, dan kita berjanji tidak akan mengulanginya lagi.  Jangan sampai kita malah berbuat sebaliknya, yakni melakukan kesalahan demi kesalahan tanpa henti, seolah-olah tidak peka dengan peringatan dari Allah SWT.  Kita tentunya amat menyayangkan tindakan sebagian orang yang ketika bencana menimpa atau telah menimpa, mereka justru melakukan ritual-ritual kesyirikan dengan alasan untuk menolak bala.  Padahal semestinya bencana justru menjadi peringatan dan menjadikan kita semua kembali kepada Allah.

Di samping sebagai peringatan, bencana juga hendaknya kita pahami sebagai ujian.  Sebagaimana yang telah Allah firmankan dalam QS Al Baqarah [2] ayat 155 di atas, Dia memang akan menurunkan berbagai macam ujian kepada kita dalam kehidupan ini, salah satunya dalam bentuk bencana yang menyebabkan rasa takut, berkurangnya jiwa, dan sekaligus harta benda.  Dengan ujian itu, Allah hendak melihat apakah kita bisa bersabar ataukah tidak.

Waspada Istidraj

Ketika suatu bencana melanda, jangan sampai kita yang tidak terkena bencana merasa bahwa kita selamat, karena kita lebih baik daripada mereka yang dilanda bencana.  Kita harus selalu merasa khawatir kalau-kalau Allah justru memberikan istidraj kepada kita, yakni menunda siksa atas diri kita karena Allah ingin menyempurnakan siksa tersebut kelak di akhirat.  Tidakkah kita lihat betapa banyak para pelaku kemaksiatan dan kejahatan yang justru hidup dengan enak dan bergelimang kemewahan?  Itulah istidraj yang harus senantiasa kita waspadai.

Wallahu a’alam bish shawab

.

Review Nokia C7, Versi Terjangkau dari N8

NOKIA C7 digadang-gadang sebagai versi terjangkau dari N8 karena bentuknya yang lebih kecil, beberapa fitur yang diusung pun lebih rendah, dan harganya pun lebih murah ketimbang N8.

Kesan pertama yang menjadi perhatian adalah layar sentuh. Berbeda dengan layar sentuh milik iPhone atau HTC, yang sama-sama tidak mudah tergores karena gesekan, setidaknya keduanya tidak membutuhkan lapisan pelindung layar seperti yang disematkan di C7. Pelindung layar yang lebih mudah tergores justru membuat layar sentuh Nokia C7 terkesan kotor.

Selain screen protector yang menodai kesempurnaan layar, seluruh desain yang diusung C7 cukup mengesankan produk elegan, yang layak ditenteng kemana-mana. Tidak cukup bagi anda untuk hanya sekedar melihat gambar, Nokia C7 lebih berasa ‘nendang’ jika sudah berada di tangan. Bahkan beratnya masih tergolong ringan, hanya sekira 130 gram, dengan bentuk yang cukup panjang dan ramping berdimensi 117x56x10 milimeter. Apalagi tampilan depan (home screen) pada layar C7 dapat dikostumisasi hingga beberapa jenis. Artinya pengguna dimungkinkan untuk menciptakan hingga tiga kostumisasi home screen dengan berbagai widget maupun menu shortcut di masing-masing tampilan layar.

Di bagian bawah layar terdapat tombol on/off yang mengapit tombol menu. Port charger terdapat di sisi kiri ponsel sedangkan di seberangnya terdapat tombol shutter kamera, pengunci layar, dan pengatur volume suara. Seperti ponsel Nokia lainnya, tombol shutdown C7 terletak di posisi atas berdekatan dengan port USB dan lubang handsfree.

Ponsel yang mengusung teknologi GSM/UMTS atau 3,5G ini mengusung dua buah kamera. Kamera depan dengan resolusi VGA dapat digunakan untuk melakukan video call, sedangkan kamera belakang merupakan kamera utama dengan resolusi 8 megapiksel. Tidak seperti ponsel Nokia 3G sebelumnya yang menghadirkan option video call setelah anda mengetikkan nomor telepon tujuan, video call di C7 hanya bisa dilakukan dengan nomor yang telah dimasukkan di daftar kontak. Kamera depan juga bisa digunakan untuk mengambil foto, hanya saja resolusi VGA-nya membuat hasil gambar kurang memuaskan meski ukuran memori untuk satu foto VGA hanya 31 Kb. Oleh karena itu sebaiknya gunakan kamera utama yang terletak di belakang. Selain dilengkapi dengan lensa berukuran F2.8/4.3, kamera ini juga dipersenjatai dengan dua buah lampu flash yang akan memastikan gambar terlihat cukup jelas, meski dalam keadaan gelap sekalipun. Resolusinya sekira 1832×3264 piksel dengan ukuran satu gambar memakan sekira 543 Kb memori.

Kamera belakang, yang diapit oleh dua speaker untuk suara keluar, juga mampu membuat video dengan kualitas mulai dari high definition berformat MP4, kualitas tampilan televisi maupun 3GP. Resolusi video dengan kualitas HD mencapai 1280×720 piksel dengan kapasitas bitrate sekira 12085 kbit/detik atau setera dengan 25 frame perdetik. Foto dan video ini bisa langsung diedit dalam C7 dengan menggunakan aplikasi yang telah terintegrasi di dalamnya. Pengguna bisa mengedit foto, baik me-rotate, resize, crop, membubuhkan clipart, efek, draw, bubble, frame, menghilangkan red eye, memberikan stempel, animasi, dan lainnya. Sedangkan aplikasi edit video bisa dilakukan juga di C7 tanpa harus memindahkan video ke PC. Di sini pengguna bahkan bisa menciptakan video yang dirangkai dari foto-foto yang ada, atau gabungan foto dan video.

Untuk urusan video, C7 juga memberikan tambahan akses langsung ke video dari media asing ternama, seperti YouTube, video milik National Geographic, Movie Teaser, E! Online, dan CNN video. Semua aplikasi ini bisa ditambahkan dengan mengunduh langsung melalui Ovi Store. Hal yang sama juga berlaku jika pengguna ingin mengunduh game-game terbaru di C7. Namun untuk radio, pengguna bisa langsung menikmatinya dengan mencari saluran FM yang ada secara otomatis maupun manual.

Nokia mencoba mengklasifikasikan fitur dengan fungsi yang sama ke dalam satu foler. Salah satunya adalah fitur jejaring sosial yang masuk ke dalam satu folder tertentu. Untuk membukanya, anda tidak hanya membutuhkan koneksi internet tapi juga harus melalui akun Ovi. Jika anda tidak memilii akun Ovi maka mustahil anda bisa masuk ke jejaring sosial yang ada di C7. Namun jika sudah masuk melalui Ovi, anda akan disuguhkan dengan tidak hanya Facebook tapi juga Twitter dan RenRen. Nama terakhir ini merupakan salah satu jejaring sosial terbesar di China yang dulu bernama Xiaonei.

OS buatan sendiri yang diusung Nokia membuat C7 tidak bergantung pada aplikasi buatan perusahaan lain, termasuk aplikasi peta dan lokasi yang bisa didapat melalui Ovi Maps. Bantuan satelit yang mampu mendeteksi keberadaan ponsel mampu membuat C7 mengarahkan ke jalan-jalan yang dituju. Ovi Maps yang dibenamkan merupakan versi terbaru sehingga dapat menunjukkan jalan-jalan di mana saja di Indonesia. Bahkan Ovi maps memungkinkan pengguna untuk berbagi lokasi, tentu saja dengan sesama pemilik akun Ovi.

Untuk koneksi, C7 dilengkapi dengan kemampuan menangkap sinyal wifi dan teknologi transfer melalui bluetooth versi 3.0. Untuk transfer menggunakan kabel USB, kecepatan yang dihasilkan bisa mencapai 5,5 Mb/detik. Saat USB kabel tercolok, ponsel tidak hanya akan bersiap melakukan transfer data tapi juga sekaligus melakukan charging. Jika menggunakan Bluetooth 3.0, kecepatan transfer dari perangkat ke perangkat mencapai 24 Mb/detik

Ponsel berbasis sistem operasi Symbian^3 ini dilengkapi dengan tiga ruang penyimpanan, yaitu phone memory dengan kapasitas sekira 500 MB, Mass Memory dengan kapasitas 8GB, dan juga memori eksternal berupa Micro SD. C7 juga dilengkapi dengan sistem browser ver. 7.2, software Flash versi 4.0 dan Java versi 2.1.

Baterai C7 cukup kuat dengan pengoperasian aktif selama dua hari. Untuk masa standby diperkirakan akan mencapai dua kali lipat dari daya tahan operasional. Fitur yang memakan energi paling besar adalah tingkat kecerahan layar. Untuk kecerahan maksimum mampu memakan energi sekira 10 hingga 20 persen. Aktivitas browsing juga mampu memakan energi yang cukup besar pada baterai C7. (srn)

Sumber : http://techno.okezone.com/read/2010/11/22/207/395813/review-nokia-c7-versi-terjangkau-dari-n8
.

Jaga Cairan Tubuh si Kecil Tercukupi

Hari-hari belakangan, sinar matahari seperti tak ada halangan untuk menembus bumi. Penting untuk memastikan kebutuhan cairan anak-anak Anda mencukupi.

Jaga Cairan Tubuh si Kecil Tercukupi

HARI-HARI belakangan, sinar matahari seperti tak ada halangan untuk menembus bumi.  Penting untuk memastikan kebutuhan cairan anak-anak Anda mencukupi.

Dehidrasi bisa datang dengan cepat dan dapat berakibat fatal dalam kondisi tertentu. Anak-anak dan manula adalah dua golongan usia yang paling berisiko dehidrasi. Gejala-gejala dehidrasi, meliputi sakit kepala, rasa lesu, kejang otot, dan lekas marah. Bahkan, kasus dehidrasi yang lebih parah dapat menyebabkan shock dan memerlukan perhatian medis.

Jadi, bagaimana Anda bisa menjaga anak-anak tidak dehidrasi? Berikut, pakar kebugaran keluarga Sarah Clachar berbagi tip lewat Fit Family Together.

Minum sebagai rutinitas

Jadikan minum sebagai rutinitas di sela keseharian anak-anak, bukan hanya pada saat mereka haus. Pada hari-hari yang sangat panas, jadwalkan waktu tiap satu jam untuk mereka minum. Anak-anak memilih lebih asyik main daripada mengambil minum untuk menghilangkan dahaganya, jadi jangan menunggu sinyal haus untuk menjaga cairan tubuh mereka tetap normal.

Salah satu cara untuk melacak jika si kecil cukup minum adalah lewat air seni. Jika air seninya berwarna kuning gelap dan debitnya tidak banyak, berarti ia tidak cukup minum. Karena itu, tambahkan cairan untuknya.

Minum saat ngemil

Dalam kebiasaan ngemil, anak-anak masih kerap bingung antara lapar dan haus. Kadang-kadang, ketika mereka ingin camilan, bisa jadi sebenarnya mereka membutuhkan minuman. Lacak berapa banyak makanan yang mereka asup dan jika asupan makanannya cukup, sarankan mereka untuk menggantinya dengan minuman.

Seimbangkan minuman kemasan dan air mineral

Terlalu sering anak-anak memenuhi kebutuhan cairan tubuhnya dengan minuman selain air mineral, seperti soda, minuman buah, dan sebagainya. Ini berarti bahwa seiring minumnya lebih banyak, kalori mereka juga bertambah karena kebanyakan minuman kemasan mengandung banyak gula. Mulai biasakan mereka untuk lebih banyak minum air mineral.

Pola makan sehat untuk gantikan cairan tubuh

Hidrasi atau cukup cairan juga berarti menggantikan elektrolitmineral seperti natrium. Kebanyakan orang menenggak minuman elektrolit ketika merasa tubuhnya terlalu berkeringat. Padahal, minuman ini dapat menambah timbunan garam dalam tubuh, belum lagi gula. Anda dapat mengganti elektrolit melalui pola makan sehat.

sumber : http://news.id.msn.com/okezone/lifestyle/article.aspx?cp-documentid=4298934
.

Atlet Taiwan Didiskualifikasi, Hacker Acak-Acak Situs Taekwondo

Hacker asal Taiwan mengobrak-abrik situs milik Asian Taekwondo Union.  Hacker tersebut meluapkan kekesalannya pada persatuan Taekwondo Asia tersebut karena telah mendiskualifikasi atlitnya di ajang Asian Games.

Atlet Taiwan Didiskualifikasi, Hacker Acak-Acak Situs Taekwondo

TAIPEI – Hacker asal Taiwan mengobrak-abrik situs milik Asian Taekwondo Union. Hacker tersebut meluapkan kekesalannya pada persatuan Taekwondo Asia tersebut karena telah mendiskualifikasi atlitnya di ajang Asian Games.

“Seharusnya Anda malu, Kembalikan medali emas kami”, tulis Hacker tersebut di situs Asian Taekwondo Union seperti dilansir SMH, Selasa (23/11/2010).

Seperti diketahui, atlet taekwondo Taiwan Yang Shu-chun terkena diskualifikasi pada pertandingan Asian Games, beberapa hari lalu. Ia dikenai diskualifikasi karena menggunakan footguard yang tidak sah, dan itu memunculkan protes dari ofisial tim.

Yang nyaris mengalahkan atlet Vietnam Thi Hau Vu di kelas 49kg putri, ketika petugas pertandingan menghentikan pertarungan beberapa detik menjelang akhir pertandingan setelah memutuskan bahwa atlet Taiwan itu menggunakan footguard yang mengandung sensor elektronik tambahan yang terletak di bawah tumitnya.

Diskualifikasi itu membuat Yang meninggalkan arena pertandingan dan bahkan melakukan protes dengan duduk di matras. Taiwan menduga, China dan Korea Selatan berada di belakang diskualifikasi tersebut.

Insiden ini terus memicu gelombang protes di dunia maya. Hacker Taiwan juga meluapkan emosinya dengan menampilkan gambar acungan jari tengah sebagai ketidakpuasan. “Kami semua adalah Taiwan,” tulis hacker tersebut menunjukkan identitasnya.

Terkait hal itu, seorang pejabat persatuan Taekwondo Asia menyatakan, hingga saat ini situsnya tak bisa diakses.
.

10 Fakta Unik dan Menarik tentang Mata yang Belum Anda Ketahui!

  1. Setiap Orang Membutuhkan Kaca Mata Pada Usia Tua
    Jika Anda membaca artikel ini dan berada di bawah 40 tahun dengan visibilitas yang sempurna, saya dapat mengatakan dengan kepastian yang mutlak bahwa Anda akan memerlukan kacamata baca di saat-saat tertentu di masa depan.  Sekitar 99% dari penduduk dunia, usia pertama kali Anda akan mulai membutuhkan kacamata baca adalah antara 43 dan 50 tahun.  Hal ini karena lensa mata Anda secara bertahap kehilangan kemampuan mereka untuk fokus seiring bertambahnya usia.  Untuk focus melihat benda-benda yang jaraknya dekat lensa mata Anda telah berubah bentuk dari bentuk flat ke bentuk yang lebih bulat sehingga akan kehilangan kemampuan untuk melakukan hal ini ketika Anda beranjak lebih tua.
  2. Lensa Mata Bergerak Lebih Cepat Daripada Lensa Kamera Manapun
    Di belakang pupil mata terdapat sebuah lensa alami yang yang berfungsi untuk memfokuskan pandangan pada objek yang Anda lihat.  Luangkan waktu sebentar untuk melihat ke sekeliling ruangan dan berpikir tentang berapa banyak jarak benda yang berbeda yang Anda fokuskan.  Setiap kali Anda melakukan ini, lensa di mata Anda segera mengubah fokus tanpa Anda menyadarinya!  Bandingkan dengan lensa kamera yang mengambil beberapa detik untuk jarak dan fokus yang berbeda antara satu sama lain.
  3. Mata Akan Berkembang Sempurna Pada Usia 7 Tahun
    Pada usia 7 tahun mata kita telah berkembang sempurna dan secara fisiologis telah mirip dengan mata orang dewasa.  Hal tersebut dapat dijadikan sebagai alasan yang penting untuk menyembuhkan “mata malas” (=adalah suatu keadaan dimana tajam penglihatan tidak dapat optimal tanpa adanya kelainan organik) sebelum kita mencapai umur ini.  Semakin awal “mata malas” didiagnosis maka semakin besar kesempatan untuk menyembuhkannya, karena mata masih berkembang dan masih dapat berubah dalam penglihatan.  Setelah usia 7 tahun tidak ada perawatan yang mampu mengubah penglihatan mata.
  4. Mata Berkedip Sekitar 15.000 Kali Setiap Hari
    Berkedip merupakan fungsi mata yang semi disengaja, ini berarti bahwa berkedip tidak hanya dilakukan secara otomatis, tetapi orang juga dapat memaksa untuk berkedip bila diperlukan.  Mata berkedip kira-kira 15.000 kali per hari.  Berkedip adalah fungsi yang sangat penting dari mata Anda karena membantu menghilangkan kotoran pada permukaan mata Anda, dengan menyebarkan air mata segar di atas mereka.  Air mata ini membantu untuk menyehatkan mata Anda dengan oksigen dan juga memiliki sifat anti-bakteri penting.  Anda dapat mengasumsikan fungsi berkedip mirip dengan fungsi wiper pada mobil anda, membersihkan dan menghapus segala sesuatu untuk membuat Anda melihat dengan jelas.
  5. Setiap Orang Akan Mengalami Katarak Ketika Mereka Tua
    Orang tidak menyadari bahwa katarak merupakan sebuah konsekuensi normal ketika mencapai usia tua dan setiap orang akan mengalaminya pada saat tertentu pada usia tua mereka.  Anda dapat menganggap katarak sama dengan rambut yang berubah menjadi putih seiring bertambahnya usia yang merupakan perubahan alami seiring bertambahnya usia.  Rata-rata usia orang pertama kali mendapatkan katarak adalah sekitar usia 70 tahun dan 80 tahun, Anda dijamin akan memiliki katarak!  Ini sama dengan Anda tidak mungkin menemukan orang berusia 80 tahun tanpa rambut putih, begitupun anda tidak akan menemukan orang berusia 80 tahun tanpa menderita katarak.
  6. Diabetes Sering Dideteksi Pertama Kali Dengan Melakukan Tes Mata
    Orang yang menderita diabetes tipe 2 (jenis yang akan berkembang di kemudian hari) sering mengalami gejala-bebas, yang berarti mereka sering tidak tahu bahwa mereka menderita diabetes.  Jenis diabetes ini biasanya dapat diketahui dengan tes mata, karena dapat dilihat sebagai perdarahan kecil dari pembuluh darah yang bocor di belakang mata Anda.  Hal ini tentu merupakan alasan yang baik untuk melakukan tes mata secara rutin.
  7. Orang Melihat dengan Menggunakan Otak, Bukan Mata
    Fungsi mata Anda adalah untuk mengumpulkan semua informasi yang diperlukan tentang obyek yang ingin anda lihat.  Informasi ini kemudian akan diteruskan dari mata Anda ke otak melalui saraf optik.  Ini adalah otak (korteks visual) dimana semua informasi ini dianalisis untuk memungkinkan Anda untuk ‘melihat’ benda-benda dalam bentuk jadinya.  Ini bukan untuk mengatakan bahwa mata anda tidak memainkan peran penting karena tentu saja mereka mempunyai peran yang penting.
  8. Mata Anda Dapat Beradaptasi Dengan Blindspot (Titik Buta) Pada Penglihatan Anda
    Kondisi mata tertentu seperti glaukoma dan kondisi kesehatan tertentu seperti mengalami serangan stroke, dapat menyebabkan Anda untuk mengembangkan blindspot dalam penglihatan Anda.  Ini bisa sangat melemahkan jika bukan karena otak dan kemampuan Anda untuk beradaptasi untuk membuat blindspot ini menghilang.  Hal ini dilakukan dengan menekan blindspot pada mata yg mengalami gangguan dan membiarkan mata lainnya yang sehat untuk “mengisi kekosongan” yang tercipta oleh mata yang mengalami gangguan.
  9. Penglihatan 20:20 Bukanlah Penglihatan Terbaik Yang Bisa Anda Miliki
    Ketika orang mendengar frase penglihatan 20:20* mereka menganggap bahwa ini adalah ukuran penglihatan yang terbaik.  Namun hal ini tidak benar bahwa penglihatan 20:20 merujuk pada apa yang rata-rata orang dewasa harus dapat melihat.  Jika Anda membayangkan grafik uji khas mata, penglihatan 20:20 mungkin hanya merupakan garis kedua dari bawah.  Garis bawah ini bahkan lebih rendah dari penglihatan 20:20 dan ini berarti Anda mungkin memiliki memiliki penglihatan 20:16.  Jadi jangan terlalu terkesan ketika seseorang memberitahu Anda bahwa mereka memiliki penglihatan 20:20!
    *  Yang dimaksud dengan penglihatan 20:20 adalah : angka 20 yang di depan menunjukkan jarak anda dengan benda yang anda lihat, yaitu 20 feet atau 6 meter.  Sedangkan angka 20 yang dibelakang menyatakan bahwa benda tersebut masih bisa dilihat dengan jelas oleh penglihatan normal dari jarak 20 meter.  Dan penglihatan 20:20 ini dianggap sebagai ukuran pandangan yang terbaik.  Tapi kenyataannya berbeda.
  10. Mata Akan Berair Ketika Mereka Kering
    Mungkin terdengar gila, tapi ini adalah salah satu fakta aneh tentang mata Anda.  Air mata Anda terdiri dari 3 komponen yang berbeda yaitu air, lendir, dan lemak.  Jika ketiga komponen ini tidak persis dalam jumlah yang tepat, maka mata Anda bisa menjadi kering.  Otak Anda menanggapi kekeringan itu dengan memproduksi air ekstra.

Sumber :  http://masakiueda.wordpress.com/2010/11/23/10-fakta-unik-menarik-tentang-mata-yg-belum-anda-ketahui/
.

PALMAROSA (Andropogon martini Roxb.)

Botani

 

Sinonim

:

Cymbopogon martini (Roxb.) Watson

Klasifikasi

 

 

Divisi

:

Spermatophyta

Sub Divisi

:

Angiospermae

Kelas

:

Monocotyledoneae

Bangsa

:

Poales

Suku

:

Gramineae

Marga

:

Andropogon

Jenis

:

Andropogon martini Roxb.

Nama

 

 

Umum/Dagang

:

Palmarosa.

Jawa

:

Palmarosa.

Deskripsi

 

Habitus

:

Herba, tinggi ± 1 m.

Batang

:

Bulat, beruas-ruas, kuning.

Daun

:

Tunggal, berseling, lanset, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi rata, panjang ± 75 cm, lebar ± 1 cm, pelepah daun menutup batang, pertulangan sejajar, hijau.

Bunga

:

Majemuk, bentuk malai, bulir kecil, panjang 10 – 40 cm, berseludang, panjang 15 - 20 cm, putih kekuningan.

Buah

:

Padi, putih.

Biji

:

Kecil, putih kecoklatan.

Akar

:

Serabut, putih.



Gambar 55. Andropogon martini Roxb.

Khasiat

Daun Andropogon martini berkhasiat sebagai obat perut kembung.

Obat perut kembung : dipakai ± 10 gram daun Andropogon martini, dicuci dan direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit. Hasil rebusan diminum sehari dua kali ½ gelas pagi dan sore.

Kandungan Kimia

Daun Andropogon martini mengandung, saponin, flavonoida, dan polifenol, di samping minyak atsiri.

.

Ditulis dalam TANAMAN OBAT. Kaitkata: . 5 Komentar »

SERE (Andropogon citratus DC.)


Botani

 

Sinonim

:

Cymbopogon citratus (DC.) Stapf.

Klasifikasi

 

 

Divisi

:

Spermatophyta

Sub Divisi

:

Angiospermae

Kelas

:

Monocotyledoneae

Bangsa

:

Poales

Suku

:

Gramineae

Marga

:

Andropogon

Jenis

:

Andropogon citratus DC.

Nama

 

 

Umum/Dagang

:

Sere.

Sumatera

:

Threue (Aceh), Sere (Gayo), Sangge-sangge (Batak), Sarae arun (Minangkabau), Sorae (Lampung), Sere (Melayu).

Jawa

:

Sereh (Sunda), Sere (Jawa Tengah), Sere (Madura).

Bali

:

See.

Nusa Tenggara

:

Pataha (Bima), Kedaungwitu (Sumba).

Sulawesi

:

Sare (Makasar), Garamakusu (Manado), Sere (Bugis).

Maluku

:

Serai (Ambon), Lauwariso (Seram), Bisa (Buru), Bubu (Halmahera), Garamakusu (Ternate), Baramakusu (Tidore).

Deskripsi

 


Habitus

:

Semak, tahunan, tinggi 50 – 100 cm.

Batang

:

Tidak berkayu, beruas-ruas pendek, putih kotor.

Daun

:

Tunggal, lanset, berpelepah, pangkal pelepah memeluk batang, kasap, ujung runcing, tepi rata, panjang 25 – 75 cm, lebar ½ – 1½ cm, pertulangan sejajar, hijau.

Bunga

:

Majemuk, bentuk malai, karangan bunga berseludang, terletak dalam satu tangkai, benang sari dua, berlepasan, kepala putih muncul dari samping, kuning keputih-putihan.

Buah

:

Padi, bulat panjang, pipih, putih kekuningan.

Biji

:

Bulat panjang, coklat.

Akar

:

Serabut, kuning.



Gambar 54. Andropogon citratus DC.

Khasiat

Daun Andropogon citratus berkhasiat sebagai obat demam, obat kumur, dan pencegah muntah.

Obat demam : dipakai ± 10 gram daun segar Andropogon citratus, dicuci dan direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit. Hasil rebusan diminum sekaligus.

Kandungan Kimia

Daun Andropogon citratus mengandung alkaloida, flavonoida, dan polifenol, di samping minyak atsiri.

.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.